GUNUNGKIDUL, POSWARGA.COM – Tiga orang perempuan tampak menunggu dagangan ikan laut, Minggu (7/6/2026) siang. Ketiganya adalah pedagang yang mangkal di Pasar Ikan Pantai Sadeng Gunungkidul.
Ketika poswarga.com berkunjung, suasana pasar ikan tidak terlalu ramai. Sebagian tutup karena pasokan ikan laut dari nelayan belum datang. Nelayan biasanya pulang seminggu sekali.
Pada saat nelayan sudah mendarat, pedagang ikan akan ramai-ramai buka lapak. Pedagang ikan laut maupun pembeli dari berbagai daerah biasanya juga datang untuk ikut lelang ikan.
“Mereka sudah ada komunikasi. Kalau nelayan sudah mau mendarat, para pedagang ikan laut dari berbagai daerah sudah ada yang memberitahunya, sehingga mereka akan datang,” kata pedagang ikan Pantai Sadeng, Ibu Nur.
Ibu Nur adalah satu di antara pedagang ikan di Pasar Ikan Pantai Sadeng. Beragam hasil tangkapan laut nelayan dijualnya. Ada tongkol, tuna, cakalang, kakap merah, cumi-cumi, dan lain-lain. Harga ikan laut bervariasi, berkisar Rp35 ribu hingga Rp5p ribu tergantung jenis ikan dan beratnya.
Satu di antara pembeli ikan, Nasrudin, mengaku sengaja datang untuk berbelanja ikan laut. Kebetulan, dirinya sedang ada agenda di dekat Pantai Sadeng.
“Anak dan istri saya suka ikan laut. Mumpung ada agenda di dekat sini, saya sempatkan belanja ikan laut buat oleh-oleh,” kata pria asal Riau yang menetap di Yogyakarta tersebut.
Nasrudin datang ke Pantai Sadeng menggunakan sepeda motor, berboncengan dengan temannya. Kala itu dirinya juga sedang beragenda di daerah Ponjong, Gunungkidul.
Jarak yang tidak terlalu jauh dengan Pantai Sadeng inilah yang membuatnya tertarik mengunjungi pantai yang lokasinya paling timur di Kabupaten Gunungkidul tersebut.
“Saya dulu menempuh pendidikan tinggi di Yogyakarta. Sempat Kuliah Kerja Nyata di dekat Pantai Sadeng ini, yakni di daerah Bedoyo. Sudah lama sekali saya tidak ke Pantai Sadeng,” kata pria yang berusia sekitar 54 tahun tersebut. (sulex)